MORBILI
Morbili adalah penyakit inveksi virus akut, menular yang ditandai dengan 3 stadium, yaitu stadium kataral, stadium erupsi, dan stadium konvalesensi. penularan terjadi secara droplet dan kontak langsung dengan pasien. nama lain penyakit ini adalah campak, measles, atau rubeola.
Etiologi
virus morbili terdapat dalam sekret nasofaring dan darah selama stadium kataral sampai 24 jam setelah timbul bercak di kulit.
Manifestasi Klinis
Masa tunas 10- 20 hari dan kemudian timbul gejala- gejala yang dibagi menjadi 3 stadium.
- Stadium Kataral (prodromal) berlangsung selama 4- 5 hari. gejala menyerupai influenzae, yaitu demam, malaise, batuk, fotofobia, konjungtivitis, dan koriza. Gejala khas (patognomonik) adalah timbulnya bercak koplik menjelang akhir stadium kataral dan 24 jam sebelum timbul enantem. Bercak koplik berwarna putih kelabu, sebar ujung jarum, dikelilingi oleh eritema, dan berlokalisasi di mukosa bukalis berhadapan dengan molar bawah.
- Stadium Erupsi. Gejala pada stadium kataral bertambah dan timbul enantem di palatum durum dan palatum mole. kemudian terjadi ruam eritematosa yang berbentuk makulapapula disertai meningkatnya suhu badan. Ruam mula- mula timbul dibelakang telinga, dibagian atas lateral tengkuk, sepanjang rambut, dan bagian belakang bawah. Dapat terjadi pendarahan ringan,rasa gatal, dan muka bengkak.Ruam mencapai anggota bawah pada hari ketiga dan menghilang sesuai urutan terjadinya.Dapat terjadi pembesaran kelenjar getah bening mandibula dan leher bagian belakang, splenomegali, diare, dan muntah. Variasi lain adalah black measles, yaitu morbili yang disertai pendarahan pada kulit, mulut, hidung, dan traktus digestivus.
- Stadium KOnvalensi. Gejala- gejala pada stadium kataral mulai menghilang, erupsi kulit berkurang dan meninggalkan bekas di kulit berupa hiperpigmentasi dan kulit bersisik yang bersifat patognomik.
Komplikasi
Otitis media akut, ensefalitis, dan bronkopneumonia.
Diagnosa Banding
German measles, eksantema subitum, alergi obat.
Prognosis
Pada umumnya prognosis baik, tetapi prognosis lebih buruk pada anak dengan keadaan gizi buruk, anak yang menderita penyakit kronis, atau bila disertai komplikasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar