Langkahku yang berat
Menyeret bangkai jam, di hutan
Pohon- pohon menggalau cahaya pagi
Sedang di sungain mengalir sepi
Dan aku membuat perahu dari kenangan
Untuk melayari matamu. Aku ingin tidur
Melupakan dunia dan bermimpi
Matamu menjadi sesejuk embun pagi
Ketika kutenggelamkan seluruh mimpiku
Di sungai waktu. Di matamu ada cahaya kecil
Terpercik dari perasaan- perasaan kecil
Dari susunan huruf - huruf kecil
Tapi langkahku kian berat dan dalam
Menembus hutan, membongkar ingatan
Sunyi ternyata ruang yang di ciptakan peristiwa
Rindu hanyalah permainan terang dan gelapnya dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar